Mendidik anak (part 1)
Maret 30, 2010 pukul 6:50 am | Ditulis dalam cara mendidik anak | Tinggalkan komentar“teh, sharing dong tentang cara mendidik anak…” ungkap seorang sahabat melalui chatting fb.
Dalam hati.. –bingung, resah, tak berdaya- (naon deuih.. hehe..)
Dan, dalam hati pula ada ungkapan .. –maaf, anda salah alamat-
Seketika, ketika hati diliputi berbagai macam perasaan, Raizanku sayang tiba-2 muntah ketika tidur. Ohh.. nak, kau alihkan pikiran ummimu.. ada apakah gerangan? Ternyata ini cara Raizan untuk buat umminya tidak langsung menjawab spontan pada sahabat ummi. Ummi.. renungin dulu aja.. heehee..
Sebenernya, dalam mendidik anak, aku bener2 ngga berpengalaman. Anak baru satu dan masih satu tahun. Jadi, kalaupun sharing sekedar tahu dikit dari baca-baca or pernah denger ceramahnya ustadz/ustadzah.
Dibuat per part, bukan karena panjang banget, tp, karena biar aku selesaikan sedikit demi sedikit. Biar penasaran. Xixixi.. bakalan ada yg penasaran gitu? Hehee.. kayanya ngga deh. *pdhl,karena khawatir pas lagi nulis gini, Raizan keburu bangun*
Oke kapan mulainya?
Pertama, kapan sih, mendidik anak itu harus dilakukan? Ternyata, jauh sebelum kita menikah, kita dah diemban tugas mendidik anak. Gimana caranya? Caranya adalah
1. kita berdoa diberikan pasangan yang sholeh/sholehah dan keturunan yang sholeh/sholehah. Do’a yang top banget : رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
(QS Al-Furqon : 74)
2. memilihkan ibu/ayah yang baik untuk anak kita. – hak anak terhadap ayahnya adalah agar ayah memilih ibu untuknya,memberi nama yang baik,dan mengajarkan kitabullah kepadanya.-*ada yang tau ini sumbernya darimana?* begitupun sebaliknya ibu pun harus memilih ayah yang baik untuk anaknya.
3.senantiasa memperbaiki diri. kan, sepakat kita mau memilih pasangan yang baik? untuk itu kembali pada diri kita dulu dong. “wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”. (QS An Nur:26)
4. memperbanyak ilmu. terutama ilmu rumah tangga, pendidikan anak, dst. untuk menjadi lebih baik, kita harus tau ilmu juga. untuk mendidik anak harus persiapan juga. biar ga syok. hehe..
5. proses menuju pernikahannya yang benar. kaya gimana tuh? yaitu tidak diawali dengan maksiat kepada Allah. kalau inginkan pernikahan yang berkah, harus diawali dengan niat dan cara yang Allah sukai. oke.. ![]()
Nah, itu adalah cara mendidik anak part 1. tugas yang diemban untuk yang belum menikah ya.. untuk yang udah nikah, kita tinggal melanjutkan do’a dan ikhtiar2 kita.
Ada yang mau nambahin? Asa ada yang kurang.. mohon koreksinya ya..
Tinggalkan sebuah Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.